Http://t.me/toko_kitab

Sabtu, 20 Juli 2019


🌾 Di antara tanda ilmu yang bermanfaat adalah ilmu tersebut dapat memberikan petunjuk kepada pemiliknya supaya lari menjauh dari dunia.

Lebih agungnya lagi, ilmu tersebut dapat menghindarkannya dari cinta kepemimpinan, kemasyhuran, dan suka dengan pujian.

🧣 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah dalam Fadhlu Ilmi as-Salaf, 108

#santri #syabab #renungan
🎙 #ابن_رجب

📲 t.me/syababsalafy

💥⚠🔥⛔ JANGAN SEMBUNYIKAN ILMU KETIKA DIBUTUHKAN!!

✍🏼 Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad al-Madkhaly rahimahullah berkata:

كتمان العلم الشرعي عند الحاجة إلى نشْرِه وبيانِه للناس حرام وكبيرة من كبائر الذنوب.

"Menyembunyikan ilmu syar'i ketika dibutuhkan untuk disebarkan dan dijelaskan kepada manusia haram dan termasuk dosa-dosa besar."

📚 An-Nushu wal Bayan, hlm. 12

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Jumat, 19 Juli 2019

⚠📛📚🔇 WAHAI ORANG-ORANG YANG BERPALING DARI MENUNTUT ILMU…APA UDZUR KALIAN DI SISI ALLAH


بسم الله الرحمن الرحيم

✍🏻 Diantara perkataan Fadhilatu al-‘Allamah al-Mufassir Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di -semoga Allah merahmati beliau-

📡... Beliau berkata:
“Wahai orang-orang yang berpaling dari menuntut ilmu.. Apa ‘udzur ( alasan) kalian di sisi Allah, Sedangkan kalian dalam keadaan  sehat wal’afiat dan bersenang-senang..!?

☝️ Apa yang menghalangi kalian darinya( dari menuntut ilmu agama)…, padahal kalian dalam keadaan diberi rizki oleh Rabb kalian (sehingga) kalian bisa menggembala(binatang ternak kalian)…

💥 Apakah kalian rela atas diri-diri kalian untuk ( disamakan) menjadi seperti binatang ternak yang digembalakan bebas..!?
Apakah kalian lebih memilih hawa nafsu daripada petunjuk.., padahal hati-hati kalian dalam keadaan lalai dan bingung..
Apakah kalian hendak menempuh jalan-jalan kebodohan, padahal itu adalah jalan yang lemah..
Sedangkan kalian meletakkan jalan-jalan petunjuk, padahal itu adalah jalan yang terang lagi bermanfaat..

💥 Apakah engkau rela jika dikatakan kepadamu:
❓❓ Siapa Rabbmu,  apa agamamu, dan siapa Nabimu..,  engkau tidak mampu menjawab..

⚠️ Dan jika dikatakan :
❓❓ Bagaimana tata cara sholat dan beribadah, engkau menjawab dengan jawaban yang tidak benar…

⚠️ Juga bagaimana engkau akan berjual-beli dan bermuamalah,
‼️sedangkan engkau tidak mengerti yang halal dari yang haram..

☝️ Demi Allah, sesungguhnya tidak akan ada yang rela dengan keadaan ini melainkan hanya orang-orang yang serupa dengan binatang ternak..

⚪️ Maka -semoga Allah merahmati kalian- hendaknya kalian menjadi orang-orang yang mempelajari ilmu

🚧 Jika kalian tidak mampu melakukannya, maka hadirlah di majlis ilmu sebagai mustami’ (orang yang menyimak) dan mengambil faidah darinya. Serta bertanyalah kepada ahli ilmu agar kalian memperoleh petunjuk dan keterangan yang jelas.

🔘 Namun, jika kalian tidak mau melakukannya dan berpaling dari ilmu secara keseluruhan, maka sungguh kalian telah binasa dan termasuk ke dalam orang-orang yang merugi

⚠️ Tidakkah kalian telah mengetahui, bahwa menyibukkan diri dengan ilmu adalah termasuk dari ibadah yang paling mulia, termasuk dari ketaatan dan bentuk pendekatan diri (kepada Allah -pent) yang paling afdhol, serta akan beroleh keridhoan Rabb bumi dan langit (Allah).

🔊... Sedangkan majlis ilmu, engkau duduk di sana lebih baik daripada dunia dan seisinya. Serta faidah yang engkau petik darinya dan kemanfaatan yang engkau peroleh dengannya, tidak ada suatu apapun yang dapat mengimbangi dan menyamainya.

🌱 Maka bertakwalah wahai hamba Allah. Sibukkanlah diri kalian dengan apa-apa yang menjadi tujuan penciptaan kalian dari mengenal Allah dan beribadah kepada-Nya.

💡 Serta mintalah kepada Rabb kalian agar Allah memberikan taufik, perlindungan, dan penjagaan-Nya kepada kalian.

📑 Allah berfirman: Ataukah orang yang beribadah di waktu malam dalam keadaan sujud dan berdiri, ia takut akan akhirat dan mengharap rahmat dari Rabbnya. Katakanlah : apakah sama antara orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu? Hanyalah orang-orang yang berakal yang mau mengingat.

📂 Sumber : Kitab “al-Fawakihusy Syahiyyah fil Khuthobil minbariyyah” : (no. 66)

📮📩(Pengirim artikel), Yang mencintai kalian: Abu Bakr bin Yusuf asy-Syarif

📚 Sumber : http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=42232&goto=newpost

Wallahu’alam bishowab

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏯ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Rabu, 17 Juli 2019

📢📑🌷🌻 NASEHAT BAGI PENUNTUT ILMU



✍ Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alus Syaikh rahimahullah berkata:
ﻭﻗﺪ ﺑﻠﻐﻨﻲ ﺃﻧﻜﻢ ﺍﺧﺘﻠﻔﺘﻢ ﻓﻲ ﻣﺴﺎﺋﻞ ﺃﺩﻯ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻨّﺰﺍﻉ ﻭﺍﻟﺠﺪﺍﻝ، ﻭﻟﻴﺲ ﻫﺬﺍ ﺷﺄﻥ ﻃﻼﺏ ﺍﻵﺧﺮﺓ، ﻓﺎﺗﻘﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﺗﺄﺩﺑﻮﺍ ﺑﺂﺩﺍﺏ ﺍﻟﻌﻠﻢ، ﻭﺍﻃﻠﺒﻮﺍ ﺍﻟﺜﻮﺍﺏ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺗﻌﻠﻤﻪ ﻭﺗﻌﻠﻴﻤﻪ، ﻭﺃﺗﺒﻌﻮﺍ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺍﻟﻌﻤﻞ، ﻓﺈﻧﻪ ﺛﻤﺮﺗﻪ ﻓﻲ ﺣﺼﻮﻟﻪ، ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻷﺛﺮ:
"Telah sampai kepada saya bahwa kalian berselisih pada masalah-masalah yang menyeret kepada pertengkaran dan perdebatan. Ini bukan sifat para pencari akhirat. Maka hendaklah kalian beradab dengan adab-adab para penuntut ilmu, carilah pahala dari Allah ketika kalian menuntut ilmu dan ketika mengajarkannya, iringilah ilmu dengan mengamalkannya karena itu merupakan buahnya dan juga merupakan sebab yang membantu untuk mendapatkan tambahannya, sebagaimana disebutkan dalam sebuah atsar,
"ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﺑﻤﺎ ﻋﻠﻢ ﺃﻭﺭﺛﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻢ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻌﻠﻢ."
"Barangsiapa mengamalkan apa yang telah dia ketahui, maka Allah akan mewariskan baginya ilmu yang belum dia ketahui."
ﻭﻛﻮﻧﻮﺍ ﻣﺘﻌﺎﻭﻧﻴﻦ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺒﺮ ﻭﺍﻟﺘﻘﻮﻯ. ﻭﻣﻦ ﻋﻼﻣﺔ ﺇﺧﻼﺹ ﻃﺎﻟﺐ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺻﻤﻮﺗﺎ ﻋﻤﺎ ﻻ ﻳﻌﻨﻴﻪ، ﻣﺘﺬﻟﻼ ﻟﺮﺑﻪ، ﻣﺘﻮﺍﺿﻌﺎ ﻟﻌﺒﺎﺩﻩ، ﻣﺘﻮﺭﻋﺎ ﻣﺘﺄﺩﺑﺎ، ﻻ ﻳﺒﺎﻟﻲ ﻇﻬﺮ ﺍﻟﺤﻖ ﻋﻠﻰ ﻟﺴﺎﻧﻪ ﺃﻭ ﻟﺴﺎﻥ ﻏﻴﺮﻩ، ﻭﻻ ﻳﻨﺘﺼﺮ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻭﻻ ﻳﻔﺘﺨﺮ، ﻭﻻ ﻳﺤﻘﺪ ﻭﻻ ﻳﺤﺴﺪ، ﻭﻻ ﻳﻤﻴﻞ ﺑﻪ ﺍﻟﻬﻮﻯ، ﻭﻻ ﻳﺮﻛﻦ ﺇﻟﻰ ﺯﻳﻨﺔ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ.
Juga hendaknya kalian saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan diantara tanda-tanda keikhlasan seorang penuntut ilmu adalah banyak diam dari hal-hal yang tidak bermanfaat baginya, merendahkan diri kepada Rabbnya, tawadhu' kepada hamba-hamba-Nya, bersikap wara' dan beradab, tidak peduli kebenaran nampak melalui ucapannya atau melalui ucapan orang lain, tidak suka membela kepentingan pribadinya, tidak suka membanggakan diri, tidak memiliki sifat dengki dan hasad, tidak mengikuti hawa nafsu, dan tidak cenderung kepada perhiasan dunia."
[Ad-Durarus Saniyyah, juz 4 halaman 349]
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy


✋🏻⚠💥🌺 KRITIKLAH DENGAN ILMU DAN ADAB, BUKAN DENGAN MENGOLOK-OLOK DAN MENGEJEK


✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata:

وأما السخرية فليست من آداب طالب العلم إطلاقا، بل ولا من آداب المؤمن مع أخيه.

 "Adapun mengejek maka itu bukan termasuk adab seorang penuntut ilmu sama sekali, bahkan bukan termasuk adab seorang mu'min terhadap saudaranya."

📚 Liqa'ul Babil Maftuh, hlm. 118

🌍 Sumber || https://telegram.me/fawaz_almadkali

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Senin, 15 Juli 2019

MENDAHULUKAN PENDAPAT ALIM YANG AHLI DI BIDANGNYA.


Al-Allamah As-Syaikh Al-Albani -rahimahullah- berkata:

"Pendapat orang berilmu yang membidangi ilmunya adalah hujjah atas selainnya, tidak boleh ditolak kecuali dengan hujjah yang sangat kuat."

(As-Shahihah 2/222)

‏يقول العلامة الشيخ الألباني - رحمه الله - :

" رأي العالم المختص في علمه ‎#حجـــــة على غير المختص؛ لا يجوز رده إلا ‎#بحجة_أقوى " .

📚 [ الصحيحة (222/2) ].

➖➖➖

🌎 *WhatsApp Salafy Cirebon*
⏯ *Channel Telegram* || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 *Website Salafy Cirebon :*
www.salafycirebon.com

📳 *_Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah_*

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Sabtu, 13 Juli 2019

📜*KEUTAMAAN MAJELIS ‘ILMU*📝

  ✏ Imam Muslim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ meriwayatkan hadits dalam Shahih-nya dalam Kitab ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ ﻭَﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﺘَّﻮْﺑَﺔِ ﻭَﺍﻟِﺎﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭِ dan Bab ﺑَﺎﺏُ ﻓَﻀْﻞِ ﺍﻟِﺎﺟْﺘِﻤَﺎﻉِ ﻋَﻠَﻰ ﺗِﻠَﺎﻭَﺓِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ hadits no. 2701 :

(2701) ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜْﺮِ ﺑْﻦُ ﺃَﺑِﻲ ﺷَﻴْﺒَﺔَ، ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻣَﺮْﺣُﻮﻡُ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰِ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻧَﻌَﺎﻣَﺔَ ﺍﻟﺴَّﻌْﺪِﻱِّ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻋُﺜْﻤَﺎﻥَ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺍﻟْﺨُﺪْﺭِﻱِّ، ﻗَﺎﻝَ : ﺧَﺮَﺝَ ﻣُﻌَﺎﻭِﻳَﺔُ ﻋَﻠَﻰ ﺣَﻠْﻘَﺔٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﺟَﻠَﺴْﻨَﺎ ﻧَﺬْﻛُﺮُ ﺍﻟﻠﻪَ، ﻗَﺎﻝَ ﺁﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ﺇِﻟَّﺎ ﺫَﺍﻙَ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻭَﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻨَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺫَﺍﻙَ، ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻣَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﻟَﻢْ ﺃَﺳْﺘَﺤْﻠِﻔْﻜُﻢْ ﺗُﻬْﻤَﺔً ﻟَﻜُﻢْ، ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺃَﺣَﺪٌ ﺑِﻤَﻨْﺰِﻟَﺘِﻲ ﻣِﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻗَﻞَّ ﻋَﻨْﻪُ ﺣَﺪِﻳﺜًﺎ ﻣِﻨِّﻲ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺧَﺮَﺝَ ﻋَﻠَﻰ ﺣَﻠْﻘَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ‏« ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ؟ ‏» ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﺟَﻠَﺴْﻨَﺎ ﻧَﺬْﻛُﺮُ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺪَﺍﻧَﺎ ﻟِﻠْﺈِﺳْﻠَﺎﻡِ، ﻭَﻣَﻦَّ ﺑِﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ، ﻗَﺎﻝَ : ‏« ﺁﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ﺇِﻟَّﺎ ﺫَﺍﻙَ؟ ‏» ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻭَﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻨَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺫَﺍﻙَ، ﻗَﺎﻝَ : ‏« ﺃَﻣَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﻟَﻢْ ﺃَﺳْﺘَﺤْﻠِﻔْﻜُﻢْ ﺗُﻬْﻤَﺔً ﻟَﻜُﻢْ، ﻭَﻟَﻜِﻨَّﻪُ ﺃَﺗَﺎﻧِﻲ ﺟِﺒْﺮِﻳﻞُ ﻓَﺄَﺧْﺒَﺮَﻧِﻲ، ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﻳُﺒَﺎﻫِﻲ ﺑِﻜُﻢُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔَ »

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ , ia berkata :
Mu’awiyah ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ pernah keluar menuju suatu halaqah di masjid. Lalu ia bertanya : “Majelis apakah ini ?”. Mereka menjawab : “Kami duduk untuk berdzikir kepada Allah”. Mu’awiyah bertanya lagi : “Demi Allah, benarkah kalian duduk hanya untuk itu?”. Mereka menjawab : “Demi Allah, kami duduk hanya untuk itu”. Mu’awiyah berkata : “Sungguh aku tidak menyuruh kalian bersumpah karena mencurigai kalian, sebab tidak ada orang yang menerima hadits dari Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ lebih sedikit daripada aku. Sesungguhnya Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ pernah melewati satu halaqah para shahabatnya, lalu beliau bertanya : “Majelis apakah ini ?”. Mereka menjawab : “Kami duduk untuk berdzikir kepada Allah. Kami memuji-Nya atas hidayah-Nya berupa Islam dan atas anugerah-Nya kepada kami”. Beliau bertanya lagi :“Demi Allah, apakah kalian duduk untuk itu ?”. Mereka menjawab : “Demi Allah, kami duduk hanya untuk itu”. Kemudian Rasulullah bersabda : “Sungguh, aku tidaklah menyuruh kalian bersumpah karena mencurigai kalian, tetapi karena aku didatangi Jibril ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ yang memberitahukan bahwa Allah ‘azza wa jalla membanggakan kalian di depan para malaikat”

[1]. Imam An-Nawawi​ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ menjelaskan bahwa makna “Allah membanggakan kalian di depan para malaikat” adalah :
“Menampakkan kemuliaan kalian di hadapan mereka (para malaikat), dan memperlihatkan bagusnya amalan kalian dan juga menyanjung kalian di hadapan malaikat.”

[2] Allah ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ membanggakan hamba-hamba-Nya yang duduk di majelis ‘ilmu untuk menuntut ‘ilmu agama di depan para malaikat yang mulia.
Masihkah kita malas untuk meluangkan waktu sejenak meninggalkan kesibukan dunia untuk menuntut ‘ilmu di majelis ‘ilmu yang mulia?
Atau bahkan kita tersibukkan dengan perkara yang sia-sia.
ﺯﺍﺩﻧﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻤﺎ ﻭﺣﺮﺻﺎ .
ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﺴﺘﻌﺎﻥ .

Rujukan :
[1] Shahih Muslim, 4/2075
[2] Syarah Shahih Muslim, 17/23
•••••••••••••••••••••

Kajian Islam Lhokseumawe
Join Telegram telegram.me/KajianIslamLsm
#menuntutilmu #keutamaanilmu #tholabulilmi

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📚turut menyebarkan.
klik JOIN ☝️ https://telegram.me/salafypemalang

Jumat, 12 Juli 2019

💭📖Hati Terhadap Ilmu📚


⛅️ Ketika kalbu itu lembut dan lunak, dia akan sangat mudah dalam menerima ilmu. Namun, bilamana kalbu itu kaku dan keras, maka dia akan begitu susah dalam mendapatkan ilmu.

🌾 Ibnu Taimiyah rahimahullah

📚 Majmu' Fatawa, hal. 315/9

#renungan #kalbu #ilmu
🎙#ابن_تيمية

📲 t.me/syababsalafy

Rabu, 10 Juli 2019

🌼4⃣ 🌅 METODE TEPAT MEMPEROLEH ILMU

🔊 Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah

--------------------------
💻 Hal ini, wahai saudara-saudaraku seperti yang aku jelaskan, kemudahan di zaman kita sekarang lebih banyak daripada kemudahan di masa lalu. Al-Imam Ahmad rahimahullah -sebagaimana kita diketahui- termasuk penduduk kota Baghdad, Irak. Beliau pergi (rihlah)  ke Yaman belajar kepada Al-Fadhl bin Dukain bersama Al-Imam Yahya bin Ma'in rahimahullah. Mereka berangkat,  dan ketika itu sedang musim haji. Mereka berkata:

نذهب إلى الحرمين فنحجُّ، و نلتقي بعلماء الحرم، ثم نرحل إلى اليمن.
"Kita akan pergi ke Negeri Haramain, lalu berhaji. Kita akan menemui para Ulama Negeri Haram (untuk menimba ilmu kepada mereka, pen), kemudian kita akan melanjutkan pergi ke Yaman".

🔦 Perhatikanlah rihlah tersebut.  Perjalanan yang panjang.  Mereka duduk (di hadapan syaikh yang menjadi tujuan rihlahnya) berbulan-bulan,  bahkan bertahun-tahun. Mereka rihlah ke Yaman.
Allah Azza wa Jalla memberi kemudahan Al-Fadhl pula berhaji pada tahun tersebut. Al-Imam Yahya rahimahullah berkata:

يسر الله عز و جل عنا تلك الرحلة، فنأخذ العلم منه هنا.

Artinya: "Allah memudahkan untuk kita rihlah tersebut. Kalau begitu kita mengambil ilmu darinya (Fadhl bin Dukain) disini saja. "

✊❗ Maka Al-Imam Ahmad rahimahullah mengatakan - ini menunjukkan pada tekad dan keinginan yang bulat untuk rihlah - :

لا أقطع نية نويتها لله، بل نرحل إلى اليمن معه

Artinya: "Aku tidak akan memutuskan niatku yang telah aku niatkan untuk Allah. Kita akan tetap melanjutkan rihlah ke Yaman bersamanya (Fadhl bin Dukain)!!"

⛵🅾 Mereka pun akhirnya rihlah ke Yaman bersama Al-Fadhl bin Dukain rahimahullah.

Contoh yang semisal ini banyak.

📠📻🔊 Di masa kita sekarang ada berbagai radio. Para Ulama ada. Dengarkan (siaran muhadharahnya, pen) jika kau belum bisa berjumpa langsung dengan mereka. Dengan tetap diiringi semangat yang tinggi untuk berjumpa dan belajar di bawah bimbingan mereka. Terkhusus sedikitnya jumlah mereka di zaman ini yang diketahui berakidah bersih dan bermanhaj dengan Manhaj Salafus Shalih.

🔎📮  Bersemangatlah untuk berjumpa dan pergi belajar (rihlah)  kepada mereka.
📡📻 Jika hal tersebut belum bisa engkau lakukan, makaradio-radio Ahlussunnah (yang menyiarkan pelajaran-pelajaran para Ulama, pen) dan rekaman-rekaman mereka begitu mudah didapat.
🎒👉 Dengarkanlah dan bacalah kitab-kitab mereka beserta syarahnya. JALINLAH HUBUNGAN DENGAN AHLUL ILMI.

❗📌 Maka, bersandar semata kepada kitab, tanpa merujuk kepada Para Ulama, termasuk rintangan yang menghalangi seorang Penuntut Ilmu untuk sampai kepada tingkatan Ulama.

🌾 Sulaiman bin Musa Al-Faqih rahimahullah berkata:
كانوا يقولون لا تأخذ القرآن عن المصحفيين، و لا العلم عن صحفيّ.

Artinya: "Dahulu mereka (Salaf) berkata: "Jangan kalian mengambil Al-Quran (mempelajari) dari Mushafiyyin, jangan pula mengambil ilmu dari Suhufy".

🚫 "Al-Mushafiy": maknanya adalah orang yang mempelajari Al-Quran tanpa merujuk kepada Al-Qurra (Orang yang berilmu tentang Al-Quran), juga tidak mendengarkan darinya. Engkau akan mendapati beragam kesalahan pada orang-orang yang belajar Al-Quran hanya dari mushaf.

❌ Demikian juga orang yang belajar dari "Suhufy". Suhuf yang dimaksud adalah kumpulan kertas yaitu kitab-kitab, tanpa merujuk kepada Para Ulama. Tidaklah diambil ilmu dari mereka.

🌹🌻 Seyogyanya bagi Penuntut Ilmu untuk bersemangat dalam bab ini.

Selesai

💻 http://daurah.asysyariah.com/metode-tepat-memperoleh-ilmu/

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
https://tlgrm.me/daurahnasional

•••••••••••••••••••••••••••••

Senin, 08 Juli 2019

🌼3⃣ 🌅 METODE TEPAT MEMPEROLEH ILMU

🔊 Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah

--------------------------

🌍⛵ MENDENGARKAN.

🚧 Janganlah yang menjadi syaikhmu (gurumu, pen) adalah kitab saja. Ini adalah realita nyata yang dijumpai. Hal ini banyak kita dapatkan pada orang otodidak (belajar sendiri tanpa guru) - katanya - ternyata tidak semangat menghadiri durus (pelajaran-pelajaran)  yang disampaikan oleh para Ulama, tidak pula duduk di hadapan mereka, tidak pula belajar dari Para Masyaikh Sunnah.
👉🔥 Kau dapati hasil akhirnya bermunculan darinya berbagai kesesatan, kebid'ahan, penyimpanan dalam keadaan ia tidak menyadari, bahkan menyangkanya sebagai Al-Haq.

💡 Inilah prinsipnya. Maka dari itu, terdapat atsar dari Al-Imam Malik rahimahullah:

لا يؤخذ العلم من ثلاث

Artinya: "Ilmu tidaklah diambil dari 3 golongan"
Di antaranya beliau sebutkan:
و من لم يعرف بالرحلة في طلب الحديث.
"Orang-orang yang tidak dikenal pernah rihlah (bepergian, pen) untuk belajar hadits"

⛵🚩 Apa maksudnya "RIHLAH fii thalabil hadits"? Maknanya adalah : BERJUMPA dengan para Ulama dan BELAJAR LANGSUNG dibawah bimbingan mereka.

Bersambung...

💻 http://daurah.asysyariah.com/metode-tepat-memperoleh-ilmu/

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
https://tlgrm.me/daurahnasional

•••••••••••••••••••••••••••••

Minggu, 07 Juli 2019

🌼2⃣🌅 METODE TEPAT MEMPEROLEH ILMU

🔊 Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah

--------------------------
📠📟 MENGHAFAL.

Begitupula ia juga harus menyediakan jadwal untuk menghafal.
✅ Pertama kali yang harus dia hafal adalah Kitabullah Subhanahu wa Ta'ala. Dia harus bersungguh-sungguh menghafalkan Kalamullah Azza wa Jalla (Al-Quran). Dia harus selalu memiliki hubungan dengan Al-Quran dan punya jadwal untuk membacanya sehingga ia tidak termasuk dalam firman Allah:

(وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا)

Artinya: "Rasul shalallahu alaihi wa sallam berkata: Wahai Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Quran ini sebagai sesuatu yang ditinggalkan". [Surat Al-Furqan 30]

✅ Begitupula ia menghafalkan matan-matan ilmiah di berbagai bidang studi yang mudah baginya dan secara berurutan.

......................................................

Bersambung...

💻 http://daurah.asysyariah.com/metode-tepat-memperoleh-ilmu/

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
https://tlgrm.me/daurahnasional
•••••••••••••••••••••••••••••

Sabtu, 06 Juli 2019

👍🏻📂🌺 METODE TEPAT MEMPEROLEH ILMU

🔊.. Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah
————————–

✋🏻 Wajib atas Penuntut Ilmu Syar’i untuk memenuhi dua hal, atau bahkan tiga perkara yang merupakan jalan untuk mendapatkan Ilmu.

💡 Tiga perkara tersebut adalah:

▪ Membaca.
▪ Menghafal.
▪ Mendengar
………………………………
💎 MEMBACA.
🌱 Hendaknya dia menyediakan waktu untuk membaca kitab-kitab (para ulama, pen). Juga meringkasnya, dan mempelajarinya.
🌱 Wajib baginya untuk menyediakan jadwal harian untuk membaca dan memilih kitab yang sesuai dengan kemampuan ilmiyahnya. Janganlah dia beranjak ke kitab dengan tingkatan yang lebih tinggi, sehingga ia mengalami berbagai masalah yang akan kami jelaskan nanti Insya Allah.
…………………………………
Bersambung…..

📚 Sumber : http://www.daurahnasional.com/metode-tepat-memperoleh-ilmu/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

Kamis, 04 Juli 2019

📝📑🌷 MENYANDARKAN FAEDAH KEPADA PEMILIKNYA


✋🏻📝📑🌷 MENYANDARKAN FAEDAH KEPADA PEMILIKNYA

✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata ketika menyebutkan sebuah faidah ilmiyah:

والله يعلم أني لو وجدتها في كتاب لأضفتها إلى قائلها ولبالغت في استحسانها.

"Allah mengetahui bahwa ketika saya mendapatkannya (faedah) dalam sebuah kitab, sungguh saya pasti akan menyandarkannya kepada orang yang mengatakannya dan saya pasti akan memujinya dengan setinggi-tingginya."

📚 Bada-i'ul Fawaid, I/249

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

📲 t.me/syababsalafy

ANTARA ILMU DAN HARTA

💎🔥💎 ANTARA ILMU DAN HARTA

✍ Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhali rahimahullah berkata :

✅ Allah Ta'ala memberikan dunia kepada siapa yang dicintai-Nya dan juga kepada yang tidak dicintai-Nya, akan tetapi tidak memberikan agama kecuali kepada hamba yang dicintai-Nya, baik lelaki maupun perempuan.

📚 'Aunul Ahadish Shamad Syarh Al-Adabil Mufrad (1/38)

✍ قال الشيخ زيد بن محمد بن هادي المدخلي رحمه الله :
فالله يعطي الدنيا من أحب ومن لا يحب، ولا يعطي الدين إلا من أحب من عباده ذكورا وإناثا.
📚 عون الأحد الصمد شرح الأدب المفرد (٣٨/١)

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

💪📚 SABAR GOLET ILMU


⬆️⬆️ 📹💎 VIDEO: BERSABARLAH THalabatil ILMU

🎙 Al Ustadz Luqman Ba'abduh hafizahullahu ta'ala

🔏 Editor by: Alfaruq Publiser

📹📥  Join dan Unduh Videonya:
|| https://t.me/videofawaaidhsf/984


🗂📥  Arsip dan Publikasi:
|| 📹 VIDEO FAWAAID 📹 || http://t.me/videofawaaidhsf

Muqoddimah

بسم الله الرحمن الرحيم Assalamu'alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh 🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱  💭 Segala pujian hanya m...